Berlangganan
Artikel-Artikel disini
Jadikan artikel ini
favorit kamu!
Jika ada pertanyaan?
Mari kita bahas bersama!

Sea Games

Sea Games Jakabaring Palembang... [ Baca Selengkapnya ]

Kejuaraan Menembak

Kejuaraan penembak jitu ... [ Baca Selengkapnya ]

Gerbang Pemda Way Kanan

Gerbang Pemda Way Kanan di Blambangan Umpu.. [ Baca Selengkapnya ]

Tugu Perahu - Baradatu Way Kanan

Tugu Perahu di Baradatu - Way Kanan... [ Baca Selengkapnya ]

Siswa TKJ Praktek

Siswa/i Teknik Komputer dan Jaringan sedang mendemonstrasikan tentang bagaimana merakit komputer... [ Baca Selengkapnya ]

Tampilkan postingan dengan label Komputer. Tampilkan semua postingan

Kamis, 09 Februari 2012

Penyebab Lambatnya Sistem Kerja Komputer

0 komentar
Komputer yang kerjanya sangat lamban membuat kita kesal, ditambah lagi komputer sering hang padahal ada pekerjaan yang harus selesai segera mungkin. Semua itu membuat kita stress. Seharusnya kondisi seperti tidak perlu terjadi jika kita memperlakukan komputer dengan baik dan benar. Dan dijamin kerja komputer akan cepat serta tidak mengalami crash setiap saat.

Ada dua faktor yang mempengaruhi kerja sistem komputer yaitu faktor internal dan faktor eksternal.

1. Faktor Internal

Yang dimaksud dengan faktor internal adalah segala sesuatu yang berhubungan langsung dengan komputer itu sendiri, diantaranya:
a. Banyak aplikasi yang terinstal

Jika ingin menginstal software sebaiknya yang penting dan dibutuhkan saja, jangan terlalu banyak menginstal software yang tidak digunakan. Hal ini secara otomatis akan mengambil space komputer sehingga pada akhirnya akan mengganggu kerja komputer itu sendiri. Jika sudah terlanjur terinstal, anda dapat menghapusnya dengan cara meng-uninstall aplikasi tersebut dari Control Panel.

b. Banyak file sampah

Ini mungkin yang sering dilupakan banyak orang yaitu tidak mengetahui file-file sampah yang seharusnya dibuang. Yang dimaksud file-file sampah adalah: file pada Recycle Bin, cookies, histroy IE, file bak, file temporary, dll).

Gambar : Internet Options
Ketika menghapus file yang tidak digunakan, tidak secara otomatis file tersebut akan terhapus dari hardisk. Sebenarnya masih tersimpan dalam folder Recycle Bin, dan jika kita ingin mengambil file tersebut masih bisa. Hapuslah file-file dalam Recycle Bin karena seluruh file tersebut masih mengambil ruang hardisk. Pastikan Anda telah memilih file-file yang memang sudah tidak digunakan lagi, karena ketika mengosongkan seluruh file pada Recycle Bin maka file-file akan terhapus secara permanen dan tidak dapat dikembalikan lagi.

Cookies juga merupakan file sampah yang harus dibersihkan. File tersebut akan selalu muncul ketika sedang melakukan koneksi ke jaringan internet. Anda bisa menghapus cookies dalam Internet Options pada masing-masing browser (IE, Mozilla, Netscape, dll) yang digunakan. Selain cookies, History juga mempengaruhi sistem komputer. Semakin banyak History yang tersimpan semakin besar pula memori yang dibutuhkan.

File-file History secara otomatis akan muncul ketika melakukan koneksi ke jaringan internet. Apabila tidak dibersihkan akan mempengaruhi kerja komputer. Bersihkan file history pada menu Tools > Internet Option pada masing-masing browser yang digunakan

Ada bebeberapa aplikasi yang secara otomatis menyimpan file cadangan (backup) seperti bak, backup, dan lain-lain. Jadi ketika menyimpan sebuah file, maka file lama akan tetap ada dengan format yang berbeda yaitu file.BAK. Bersihkan file-file ganda yang tidak digunakan, namun harus dipastikan bahwa file terakhir tersimpan adalah file yang akan dipakai.

c. Banyak aplikasi yang terbaca ketika Start Up.


Gambar : System Configuration Utility
Beberapa software ketika pertama kali diinstal menyediakan plihan yaitu: ikon ditambahkan pada Desktop dan ikon ditambahkan pada Taskbar Quick Launch. Sebaiknya tidak perlu meletakkn ikon program tersebut dalam taskbar karena ketika pertama kali sistem operasi bekerja (Start Up) maka akan membutuhkan waktu lama untuk mengaktifkan program tersebut. Memang secara sepintas akan memudahkan kita menjalankan program tersebut karena tinggal mengklik ikonnya dalam taskbar, namun sebenarnya menjadi beban sistem komputer karena harus menyediakan memori tersendiri. Hal ini akan memperlambat kerja komputer. Aturlah beberapa aplikasi yang memang dibutuhkan dengan cara mengatur konfigurasi. Jalankan menu Start kemudian pilih Run, ketikkan msconfig. Nonaktifkan aplikasi yang tidak diperlukan ketika Start Up.

d. Manajemen Sistem tidak teratur

Komputer yang sering digunakan juga memerlukan penyegaran, salah satunya adalah dengan cara melakukan Scandisk dan Defragmentasi secara rutin minimal satu bulan sekali. Idealnya satu minggu sekali, tergantung frekuensi penggunaan komputer. Meskipun sesuatu yang sepele, namun sering dilupakan banyak orang. Lakukan Scandisk secara rutin untuk memperbaiki hardisk yang sering crash akibat litrik mati secara mendadak atau hang.
Selain melakukan Scandisk, yang tak kalah pentingnya adalah Defragmentasi secara berkala. Hal ini sangat berguna ketika tingkat penggunaan komputer tinggi. File-file perlu ditempatkan sebagaimana mestinya agar ruang kosong tidak berantakan. Jika ruang penempatan file berantakan bisa mengakibatkan kerja komputer lambat.

e. Pilih Kinerja atau Penampilan


Bagi pengguna Windows XP sebaiknya memperhatikan hal ini agar kerja komputer lebih cepat. Memang penampilan Windows XP sangat bagus, ikon-ikon yang ditampilkan berwarna-warni dengan efek mengkilap. Perlu diketahui, tampilan windows yang bagus tersebut membutuhkan memori yang tidak sedikit. Makanya jangan heran bila semakin lama kerja komputer semakin lambat.

Windows XP menyediakan dua pilihan yaitu Adjust for Best Appereance atau Adjust for Best. Jika memilih Adjust for best app maka lebih mengutamakan penampilan sehingga kinerja komputer mememerlukan memori yang lebih. Hal ini berpengaruh pada kinerja komputer. Sedangkan jika memilih Adjust for best performance maka lebih mengutamakan kinerja komputer dibandingkan penampilan sehingga tampilan Windows XP akan nampak seperti biasa tanpa efek bayangan ataupun mengkilap seperi windows versi sebelumnya.

f. Proses Shutdown tidak sesuai perosedur

Komputer yang sangat lambat bekerja membuat kita kesal dibuatnya, makin hari kian lambat saja. Kadang-kadang komputer langsung hang secara mendadak ketika sedang asyik bekerja. Kita akan mematikan komputer tersebut dengan cara menekan tombol Restart atau Booting. Hal ini dikerenakan kita tidak bisa mematikan komputer melalui proses Shutdown karena semua tombol keyboard tidak berfungsi.


Gambar : Defragmentasi
Apabila sering mematikan komputer melalui tombol Booting, lama-lama bisa mengakibatkan sistem operasi tidak berjalan normal dan hardsik akan mengalami kerusakan (bad sector). Hal ini akan memperparah keadaan karena file-file sistem yang ada pada bad sector tidak dapat terbaca, sehingga komputer sering mengalami mati mendadak (hang).


2. Faktor Eksternal

Selain faktor internal yang telah disebutkan sebelumnya, terdapat pula faktor eksternal yang dapat menghambat sistem kerja komputer diantaranya:

a. Tegangan listrik yang tidak stabil

Listrik merupakan faktor utama pemicu lambatnya komputer dari tegangan yang tidak stabil. Setiap komputer memerlukan adanya aliran listrik yang memadai agar dapat berjalan sebagaimana mestinya. Apabila tegangan listrik rendah, komputer tidak dapat beroperasi dengan baik. Begitu pula sebaliknya, jika tegangan listrik terlalu tinggi mengakibatkan komputer akan cepat panas dan mempengaruhi komponen penting dalam komputer.

Ada kalanya tegangan listrik yang ada di rumah kita tidak berjalan stabil alias naik turun. Hal tersebut bisa ditimbulkan oleh penggunaan listrik yang bersama-sama. Misal: menghidupkan televisi, mesin air, lemari es (kulkas), dan komputer secara bersama-sama. Suatu saat mematikan mesin air yang tidak digunakan. Nah, jika kondisinya seperti itu tegangan akan mengalami perubahan naik-turun dan inilah faktor penyebab komputer dan monitor menjadi rusak.

Untuk menghindari hal ini, sebaiknya menggunakan UPS/stabilizer agar ketika listrik mati secara mendadak masih ada aliran listrik dan dapat melakukan shutdown sesuai prosedur.

b. Lingkungan yang berdebu

Debu dapat masuk ke dalam komputer tanpa disadari karena masuk melalui ventilasi cashing komputer yang kecil. Dan proses masuknya debu ke dalam komputer sangat lama, memerlukan waktu minimal tiga bulan tergantung lingkungan rumah kita. Meskipun lingkungan rumah sudah bebas dari debu, jangan menganggap komputer juga terjamin bersih dari debu. Debu yang menempel pada komponen komputer dapat mengakibatkan sistem kerja komputer akan terhambat. Bersihkan menggunakan kuas yang lembut, jangan menggunakan kemoceng karena bulu-bulunya akan rontok sehingga malah memperparah keadaan.
 
Read More →

Kamis, 15 Desember 2011

Video Cara Instalasi Windows XP

0 komentar
Read More →

Video Membuat Jaringan LAN

0 komentar
Read More →

Video Cara Merakit PC

0 komentar
Read More →

Instalasi Windows XP dari Flashdisk

0 komentar
 Sumber : browsing internet

Sempat dapat pengalaman kemarin instalkan Laptop kawan yang rusak Optical-Drivenya. kemudian googling tentang MAKE USB XP BOOT. eh ternyata ketemu !

Inti dari tulisan ini adalah bagaimana membuat USB kita bisa digunakan sebagai sumber media untuk melakukan instalasi windows XP.

Bahan-bahan yang digunakan :
  • Flash Disk Dengan Ukuran minimal 1 GB atau lebih.
  • Gunakan Flash yang memiliki kecepatan Read dan Write yang cukup cepat (Toshiba, Transcend)
  • Download Program pembuat boot berikut Download makeUsbBootXP Disini
  • CD XP Original atau XP ISO.

Langkah-langkah :
  • Tancapkan Flas Disk anda ke PC Atau Laptop (Misal Drive FlasDisk = drive I:)
  • Masukan CD XP yang bisa boot, atau Mount Image XP(*.iso) ke dalam Virtual Drive (Misal Drive XP Sumber = drive H:)
  • Extract Isi File makeUsbBootXP.zip ( bootsect.zip dan usb_prep8.zip)
  • Kemudian extract lagi kedua file *.zip di atas.
  • Masuk ke folder usb_prep8 dan jalankan usb_prep8.cmd (double click atau enter), kemdian tekan enter.

  • Tekan tombol Start dan Lakukan proses format FlasDisk anda hingga selesai. Kemudian close PeToUSB tadi.
perhatian : jangan tutup command line usb_prep8.cmd tadi.

  • Setelah format selesai, sekarang yang dilakukan adalah mengupdate boot pada flash disk anda. Masuk cmd dan jalankan bootsect.exe di dalam folder bootsect ( perintah : bootsect.exe /nt52 driveFlashDisk:) contoh : bootsect.exe /nt52 I:


  • Proses selesai hingga muncul pesan pada jendela command line anda : "Succesfully update..... Bootcode was sucessfully ....Volume " Kemudian tutup jendela command line ini.

  • Langkah berikutnya menentukan Tujuan tempat XP Installer Boot ke Flash Disk, Driver Temporary dan Sumber XP Installer (kembali ke jendela usb_prep8.cmd). Seperti gambar di bawah ini :


  • Pilihan yang akan digunakan :
  • 1 = Sumber XP (tentukan Drive)
  • 2 = Tempat Drive Sementara (tentukan Drive, Default ada di Drive T: )
  • 3 = Tujuan USB Flash Disk Anda (tentukan Drive)
  • 4 = Memulai proses pembuatan USB BOOT WITH XP INSTALLER.

  • Kemudian kita masukan pilihan 1 untuk menentukan sumber xp anda dan tekan enter (kemudian pilih driver xp)
  • Anda boleh menentukan tempat driver sementara dengan memasukan pilihan 2. (ini optional karena default drive temporary = drive T: ).
  • Jika sudah kemudian maukan pilihan 3 untuk menentukan target Drive Flash Disk dan tekan enter (masukan misal "i:") tanpa tanda kutip. Perhatikan Gambar Di Bawah Ini setelah pengaturan sudah di lakukan :



  • Langkah berikutnya ialah memasukan pilihan 4. Ingat ketika proses berjalan semua pilihan adalah Y atau Yes hingga proses selesai.
  • Proses telah selesai dan langakah berikutnya mengatur bios agar support Boot USB dan mengatur agar USB sebagai FirstBoot dan lakukan instalasi seperti biasa.

Ketika Proses boot mulai berjalan dan USB BOOT tidak ada masalah maka akan muncul dua buah menu :
1. bla.....
2. bla....

Maka pilih lah pilihan nomor 2 untuk memulai proses instalasi.

Catatan :
untuk USB boot tergantung jenis MBoard. Kayaknya yang pentium III belum ada :)

Thanks. Semoga bermanfaat..
Read More →